Friday, March 29, 2019

Mineral Botanica Brightening Day Cream


Nama Produk : Brightening Day Cream
Merk : Mineral Botanica
Ukuran : 25 gram
Harga : -+ Rp. 60.000,-
Tanggal Kadaluarsa : Juni, 2019
No. BPOM : NA18140104385
Klaim Produk : mencerahkan kulit, mengandung ekstrak Adansonia
serta diperkaya dengan vitamin E untuk melawan radikal bebas dan memiliki perlindungan dari UV.




Produk ini dikemas dalam wadah pot bulat dengan isi yang berukuran 25 gram. Selain Day Cream, masih ada 6 produk lainnya yang termasuk dalam seri 'Brightening' dengan ciri khas kemasannya didominasi warna hijau.




6 bahan teratas yang tertera di kemasan produk ini yaitu Aqua, Glycerin, Caprylic/Capric Triglyceride, Cyclopentasiloxane, Dimethicone, dan Jojoba Oil.




Informasi mengenai nomor registrasi BPOM dan tanggal kadaluarsa terdapat di bagian bawah kemasan produk. Namun entah apa yang salah saat aku cek di website BPOM, data nomor registrasi produk ini tidak ditemukan bahkan bila dicari dengan menggunakan nama brand, hanya sedikit produk Mineral Botanica yang tertera di website BPOM. 



Lanjut ke isi produk, creamnya berwarna putih susu dengan tekstur creamy yang terasa basah dan agak cair. Youps gak heran sih dikarenakan memang kandungan 'Aqua' lebih banyak di produk ini. 




Setelah dioles terlihat tampak lebih glowing dan menonjol, ya beda lah ya dibandingkan bagian yang tidak dioles. Setelah aku coba di wajahku berasa lembap. Selain itu creamnya mudah dibaurkan dan hemat pemakaian namun aku ngerasa sedikit panas di wajahku, sepertinya ada 1 salah satu bahan di urutan 5 teratas yang cukup sensitif di wajahku.

Overall produk ini gak membuatku tertarik untuk menjadikannya skincare routine, alasan pertamanya sih karena ekstrak Adansonia dan bahan pencerah kulit yang jadi daya tarik produk ini tidak tertera di urutan ke-5 bahkan 10 daftar bahan teratas, sehingga hasilnya kurang nendang sih menurutku, hhee.. Namun masih bisa sedikit kebantu dengan adanya proteksi terhadap kulit dari sinar UV, meski memang sih pemakaian Sunscreen/Sunblock akan memberi hasil yang lebih optimal ^_^

Saturday, March 2, 2019

Review Revlon Touch & Glow Extra Moisturizing Face Powder

Assalamualaikum ladies, beberapa waktu lalu aku reedem point ke-5 di Tampil Cantik. Salah satu produk yang aku pilih yaitu bedak tabur dari merek Revlon. Jujur ini kali pertamanya aku mempunyai produk dari brand ini, meski memang sih sudah lama aku tahu kalau produk-produk keluaran Revlon memiliki kualitas yang bagus. Nah, seperti apa sih pendapat aku mengenai bedak taburnya yang seharga dibawah 50ribuan? baca reviewnya sampai habis yah ^_^

DESKRIPSI PRODUK

Nama Produk :
Touch & Glow Extra Moisturizing Face Powder

Shade :
Creamy Peach 

Merk :
Revlon

Ukuran :
24 gram

Harga :
-+ Rp. 40.000,-

No. BPOM :
NA18120400262

Tanggal Kadaluarsa :
07/2022

Klaim Produk :
Bedak tabur ringan dan lembut yang menyatu dengan warna kulit,
serta menjaga kulit tetap lembab

DETAIL PRODUK
PACKAGING/KEMASAN


Produk ini dikemas secara elegan dengan warna dominan hitam, mengingatkan aku dengan packaging produk-produk keluaran Make Over, hhee. Oh ya selain ukuran 24 gram, bedak tabur Revlon ini juga tersedia ukuran 43 gram, namun menurut aku ukuran segini aja udah cukup banyak kok, ringan dipegang dan muat untuk dibawa masuk tas.



Di bagian belakang kemasan produk sudah tersedia deskripsi, keunggulan, cara pemakaian produk serta kandungan bahannya. Produk ini ternyata mengandung Mineral Oil yang setahu aku sih kurang cocok untuk pengguna yang memiliki jenis kulit berminyak atau berjerawat. Namun karena ini jenisnya bedak tabur yang ringan sehingga masih tergolong aman sih untuk digunakan sehari-hari. Fyi, sepupu aku dulunya pernah menggunakan bedak tabur dari Revlon ini sampai habis meski jenis kulitnya berminyak.


ISI PRODUK
DAN
CARA PEMAKAIAN


Seperti yang terlihat pada foto, butiran bedak tabur ini cukup halus, namun aku masih bingung dengan shadenya karena aku gak ngerasa bedak ini berwarna peach, padahal aku berharap muka aku bisa jadi tampak semu merona setelah menggunakan bedak ini, haaaha.

Untuk cara pemakaian sih lebih nyaman kalau bedaknya dituang ke bagian tutup kemasan lalu gunakan spons untuk pengaplikasian pada wajah. 

Oh ya aku suka sponsnya karena bener-bener bisa kepake meski cepat terlihat kotor namun terasa lembut di wajah serta sudah ada tempat untuk memasukkan jari. Untuk aromanya bedak ini nyaman aja sih karena gak menusuk hidung.

HASIL PEMAKAIAN


Nah ini sengaja aku aplikasikan bedak taburnya hanya di setengah bagian wajah saja tanpa menggunakan alas bedak ataupun pelembab. 
Pada foto bagian before aslinya sih wajah aku berasa berminyak, kurang cerah dan keringetan, setelah pemakaian bedak ini bisa menaikkan warna kulit jadi lebih cerah dalam seketika, selain itu juga bisa mengurangi minyak pada wajah. 



Karena wajahku berkeringat maka memang ada bagian yang nampak menggumpal namun masih bisa dirapikan, selain itu meski hanya menggunakan bedak tabur namun saat aku aplikasikan blush on dari merek Purbasari masih bisa menempel. Untuk coverage termasuk biasa aja sih, karena muka aku lagi gak berjerawat jadi aku gak bisa membandingkannya, namun aku ngerasa setelah pemakaian bedak tabur ini wajah aku jadi terasa halus, lembut, cerah, dan nyaman untuk digunakan sehari-hari.




Sunday, January 27, 2019

Mengetahui Perkembangan Akal, Fisik dan Sosial Anak Melalui Parenting Club

Assalamualaikum, hello ladies dan mommy kece, gimana nih apa sudah menjalani tahun baru ini dengan persiapan untuk mewujudkan impian yang penuh dengan kebahagiaan bersama keluarga dan orang-orang tercinta? Cielaahh gaya banget yakk kata sambutan ini.

Hmmm, baiklah langsung saja ke permasalahan inti. Pada tulisan blog di penghujung bulan Januari ini aku ingin berbagi informasi mengenai Parenting. Eittss, tunggu dulu gak perlu langsung kabur bagi kalian para wanita yang belum menikah atau punya anak, masih bisa kok dapat informasi penting setelah membaca tulisanku ini sampai akhir, yeayyy..

Beberapa hari belakangan ini banyak yang rekomendasikan aku untuk mencari tahu seberapa banyak persentase kehebatan Akal, Fisik, dan Sosial anak serta mencoba rekomendasi stimulasi sesuai dengan tahapan usia anak.

Btw, senang banget anakku sudah menginjak umur 14 bulan. Hingga usia ini sudah banyak perkembangan dan kepintaran yang dia tunjukkan. Meski memang tidak bisa dipungkiri masih ada perkembangan yang belum sesuai dengan keinginanku. Youps, hanya butuh waktu dan kesabaran hingga aku semakin takjub dan tetap bahagia menemani di setiap langkah pertumbuhannya.



Sebagai seorang Ibu, aku ingin menjalani banyak hal dengan mudah dan praktis namun tetap bisa dapat hasil yang optimal. Salah satunya dalam hal mendapatkan informasi, tips dan trik seputar anak. Youps, dikarenakan permasalahan anak itu terbilang sangat luas, tidak hanya seputar cara membuat berat badannya bertambah dengan baik setiap bulannya biar gak malu sama ibu-ibu di Posyandu. Eaaa jadi curhat colongan euy, hehehe..

Beruntung akhirnya aku tergabung dalam Parenting Club yang dipersembahkan oleh Wyeth Nutrition Indonesia. Bisa disebut sebagai sebuah wadah yang memahami bahwa menjadi orangtua memiliki banyak tantangan serta pertanyaan tentang dunia si kecil.

Salah satu yang menarik, di Parenting Club ini kita bisa menilai tingkat sinergi Akal, Fisik, dan Sosial si kecil mulai dari usia 6 bulan hingga 7 tahun. Setelahnya kita juga akan mendapat rekomendasi yang tepat untuk mengembangkan sinergi tersebut.

Nah, caranya terbilang cukup mudah karena Parenting Club sudah menyediakan Kalkulator Akal Fisik Sosial, merupakan tool yang dikreasi dan diverifikasi oleh Dr. Ahmad Suryawan, dr., SpA(K), Dokter Spesialis Anak - konsultan tumbuh kembang pediatri sosial.

Agar lebih mudah dipahami, kalian bisa ikuti langkah berikut :
1. Registrasi ke web parentingclub.co.id dan lengkapi profil serta data anak
2. Mencoba kalkulator AFS melalui link http://bit.ly/Kalkulator-AFS


Tampilannya akan seperti ini setelah kita registrasi, melengkapi profil dan menambahkan data anak.


Ada 9 pertanyaan yang disesuaikan dengan tahapan usia anak.
Untuk pertanyaan pertama aku pilih 'YA' karena sejak usia anakku kurang dari 1 tahun sudah bisa mengambil makanan dengan jari dan memasukkan ke dalam mulutnya.



Alhamdulillah, untuk pertanyaan kedua hingga terakhir aku tetap pilih 'YA' karena memang sudah sesuai dengan perkembangan yang ditunjukkan oleh anakku.





Setelah selesai menjawab pertanyaan, akan muncul tampilan hasil Sinergisme antara Akal, Fisik, dan Sosial anak.


Sinergi antara ketiga jenis kepintaran ini akan membentuk dua kemampuan anak yang paling diinginkan orangtua secara jangka panjang, yakni: Kecerdasan yang cemerlang dan Perilaku yang baik. Penguasaan kepintaran Akal, Fisik, dan Sosial yang tidak berjalan sinergi atau tidak seimbang akan menyebabkan perkembangan kepintaran tidak dapat seimbang dengan pembentukan perilaku.

Seiring dengan pertumbuhan yang menjadikan tubuh anak-anak semakin besar selama sekitar enam tahun pertama kehidupannya, maka kemampuan anak juga berkembang sebagai hasil sinergi antara aktivitas fisik dan interaksi dengan lingkungan sekitar, yang akan membentuk empat aspek perkembangan dasar, yaitu: gerak kasar, gerak halus, bicara dan bahasa, sosialisasi dan kemandirian.

Sinergisme antara keempat aspek dasar perkembangan si kecil ini akan nampak secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Tentunya setiap anak mempunyai cara yang berbeda-beda untuk mensinergikan keempat aspek tersebut.


Selanjutnya yang gak kalah penting kita bisa mengetahui rekomendasi stimulasi yang tepat untuk mengembangkan sinergi Akal, Fisik, dan Sosial pada anak sesuai dengan tahapan usia si kecil.

Stimulasi merupakan kegiatan interaktif antara orangtua dengan anak supaya ia mendapat pengalaman belajar dalam menguasai kemampuan tertentu.


Terdapat 8 poin yang menurut aku berguna dan dijelaskan secara detail. Seneng banget ya kita gak perlu keluar rumah atau ikut pertemuan kayak kelas ibu hamil gitu buat dapat informasi, tips dan trik yang akurat seperti ini.

Btw, kita bisa berikan stimulasi kehebatan ini secara rutin, bertahap, dan dengan cara yang menyenangkan sambil mengajak anak bermain. Meski memang sih kegiatan stimulasi pada prinsipnya bukan hanya sekedar aktivitas bermain dengan anak semata. Akan tetapi, stimulasi merupakan sebuah proses pembentukan sirkuit otak yang diperlukan untuk mengembangkan berbagai kemampuan anak.

Mengingat perkembangan otak paling pesat pada saat anak masih berusia dini, maka stimulasi terpenting ketika anak masih berusia di bawah 6 tahun. Apabila si Kecil ketika masih berusia dini kurang mendapatkan stimulasi yang memadai maka akan berisiko terjadi keterlambatan pembentukan sirkuit otaknya dan berakibat anak akan mengalami berbagai jenis gangguan atau keterlambatan perkembangan.

Kalkulator AFS ini bisa aku gunakan lagi untuk mengecek sinergisme kehebatan anakku setelah ia menginjak usia 18 bulan. Yeayyy gak sabar untuk mengetahui apakah perkembangannya nanti sudah sesuai dengan usianya.

Btw, selain kalkulator AFS, di website Parenting Club kita bisa mendapat banyak informasi berguna dengan membaca banyak artikel yang ditulis oleh para ahlinya, seperti Dokter Spesialis Anak. Sehingga, informasi yang kita dapatkan benar-benar akurat dan terpercaya serta tipsnya mudah untuk dicoba.

#ParentingClubID
#KalkulatorAFSReview






Tuesday, January 15, 2019

Vienna Mask Pack Rejuvenating Snail & Nourishing Honey






Nama Produk : Mask Pack
Varian : Rejuvenating Snail
Merk : Vienna
Ukuran : 10 ml
Harga : -+ Rp. 7.000,-
Tanggal Kadaluarsa : Mei, 2021
No. BPOM : NA18170200486
Klaim Produk : Membantu kulit terasa lebih lembut, bercahaya dan tampak awet muda.




Vienna mengeluarkan produk masker wajah dalam kemasan sachet dengan beberapa varian. Aku gak tahu ada berapa banyak variannya, namun disini aku cuma beli Nourishing Honey dan Rejuvenating Snail.

Desain kemasannya cantik dan fresh. Bahkan gambar tetesan air pada kemasan Rejuvenating Snail nampak nyata ala 3 dimensi gitu.



Pada tampak belakang kemasan terdapat informasi seputar produk, mulai dari kegunaan, cara penggunaan, kandungan bahan, dan lainnya yang ditulis dengan jelas. Meski kemasan sachet kecil gini namun tetap informatif, bahkan juga tertera kalau produk ini tidak diuji coba pada hewan serta sudah mendapatkan sertifikat halal.

Untuk varian Rejuvenating Snail menggunakan Aqua (water), Snail Secretion Filtrate, Butylene Glycol, Glycerin, dan Sodium Hyaluronate (Hyaluronic Acid). Bahan-bahan tersebut masuk ke 5 bahan teratas dengan komposisi yang banyak dan memberi pengaruh besar terhadap kulit wajah.



Aku pilih varian Rejuvenating Snail untuk digunakan terlebih dulu. Teksturnya gel yang terasa lembap. Sekilas mirip produk Sleeping Mask dari Laneige

Hasilnya setelah aku gunakan pada wajah berasa pakai sleeping mask gitu, namun bedanya apabila produk ini didiamkan kurang lebih 15 menit, maka akan terasa menempel dan lengket ala masker yang harus dibilas.

Mask Pack dari Vienna ini bisa aku gunakan hingga 7x. Bukan berarti hemat kebangetan sih, tapi emang di muka aku cuma butuh sedikit gel aja sudah cukup. So, untuk isi produk yang masih tersisa, aku tuang dalam wadah kecil bekas pemakaian Laneige Sleeping Mask yang sebelumnya sudah aku cuci bersih menggunakan sabun Sleek punya anakku, hihii..

Overall, aku suka produk ini karena hasilnya benar-benar melembapkan dan kulit wajahku terasa lebih lembut. Meski awalnya aku kaget pas bayar produk ini berasa mahal karena kemasan sachet kecil doank, hhaa tapi untungnya bisa digunakan sampai 7x, hhee...

PesonaCleopatra